BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Dalam perkembangannya, dunia
pendidikan di Indonesia telah banyak mengalami perubahan kurikulum. Dari
penerapan kurikulum yang proses belajar mengajarnya berpusat pada guru, sampai
dengan kurikulum yang proses belajar mengajarnya lebih berpusat pada siswa. Hal
ini terjadi karena pemerintah ingin menerapakn suatu sistem pendidikan
yang dapat meningkatkan kompetensi yang dimiliki oleh setiap siswa. Saat
ini pemerintah telah menerapkan suatu sistem pendidikan yang menggunakan
kuriulum yang dikenal sebagai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).
Dimana penerapan kurikulum ini diharapkan dapat memberikan kebebasan pada guru
untuk merencanakan pembelajaran sesuai dengan lingkungan dan kondisi siswa
serta kondisi sekolah berada. Hal tersebut menuntut siswa untuk mencari
informasi dan materi-materi pelajaran seluas mungkin.
Sayangnya, sumber ilmu pengetahuan
yang para guru dan siswa miliki untuk menunjang proses pembelajarannya relatif
sedikit. Buku-buku teks pelajaran yang dimiliki oleh sekolah jumlahnya pun
terbatas. Maka dari itu untuk mendukung kegiatan tersebut maka diperlukan suatu
media belajar yang dapat dipergunakan siswa untuk mencari suatu sumber
belajar agar kurikulum yang telah ditetapkan ataupun diberlakukan dapat
terealisasi dengan baik.
Apa itu Media Pembelajaran?
Media (singular
medium) berasal dari bahasa latin yang berarti antara atau perantara, yang
merujuk pada sesuatu yang dapat menghubungkan informasi antara sumber dan
penerima informasi. Heinin, Molenda, Russell, dan Smaldino (2002)
mendefinisikan media sebagai sebuah saluran (channel) komunikasi. Sedangkan,
saluran komunikasi adalah alat yang membawa pesan dari seorang individu ke
individu lainnya (Rogers: 2003). Selanjutnya, media juga dipandang sebagai
bentuk-bentuk komunikasi massa yang melibatkan sistem simbol dan peralatan
produksi dan distribusi (Palazon, 2000).
Media pembelajaran, instructional
media, adalah peralatan fisik yang dapat digunakan untuk menyampaikan
materi pelajaran kepada peserta didik (Reiser & Dempsey, 2002).
Perbincangan komprehensif dan
menyeluruh mengenai media pembelajaran tidak dapat dipisahkan dari perkembangan
awal teknologi pembelajaran. Media pembelajaran, instructional media,
adalah peralatan fisik yang dapat digunakan untuk menyampaikan materi pelajaran
kepada peserta didik (Reiser & Dempsey, 2002).
Pada zaman moderen ini media
pembelajaran sudah tidak lagi sulit untuk didapatkan. Banyak media yang dapat
dipergunakan oleh orang-orang yang berkecimpung didunia pendidikan untuk
menunjang terlaksananya suatu proses pendidikan tersebut. Salah satu media yang
sering dan mungkin sudah lumrah dikalangan masyarakat ataupun siswa yaitu internet.
Internet telah menjelma menjadi sumber informasi yang lengkap, mudah,
dan cepat untuk diakses oleh siapapun dan dimanapun. Pesatnya perkembangan IT,
khususnya internet, memungkinkan pengembangan layanan informasi yang
lebih baik dalam suatu institusi pendidikan. Di lingkungan perguruan tinggi,
pemanfaatan IT lainnya yaitu diwujudkan dalam suatu sistem yang disebut
electronic university (e-University).
Bagi Indonesia, manfaat-manfaat yang
disebutkan di atas sudah dapat menjadi alasan yang kuat untuk menjadikan
Internet sebagai infrastruktur bidang pendidikan. Untuk merangkumkan manfaat
Internet bagi bidang pendidikan di Indonesia: Akses ke perpustakaan; Akses ke
pakar; Melaksanakan kegiatan kuliah secara online;Menyediakan layanan informasi
akademik suatu institusi pendidikan; Menyediakan fasilitas mesin pencari data;
Meyediakan fasilitas diskusi; Menyediakan fasilitas direktori alumni dan
sekolah;Menyediakan fasilitas kerjasama; dan lain – lain.
Tetapi disisi lain penggunaan
internet banyak disalah gunakan seperti membuka situs-situs jejaring sosial,
terlalu banyak chatting, friendster-an, bermain game online, dan mengakses
pornografi yang sebenarnya kurang bermanfaat.
Padahal bila diikuti dengan baik ada sebuah teknologi
di internet yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan dan menunjang
proses pembelajaran itu yaitu blog
Apa itu Blog?
Blog adalah
sebuah website yang ditulis sesuai dengan kronologi waktu, lalu ditampilkan
secara terbalik dari kronologi penulisan (maksudnya tulisan yang lebih baru
akan muncul di atas tulisan yang lebih lama).Isi blog tidak harus berupa
tulisan, tapi juga bisa gambar dan/atau video. Selain itu, di setiap blog
biasanya juga terdapat fasilitas komentar yang memungkinkan terjadinya
komunikasi, diskusi, atau bahkan debat antara pengunjung blog dengan pemilik
blog atau antar pengunjung blog itu sendiri tentang tulisan yang ada di blog
tersebut.
Dengan kata lain Blog adalah sebuah halamn web
yang berisi tulisan pribadi atau kelompok yang diurutkan berdasarkan kronologis
waktu dan memungkinkan pengunjungnya untuk memberikan komentar
Di dalam blog terdapat
fitur-fitur yang dapat mendukung kegiatan penggunanya. Fitur-fitur tersebut
antara lain post yaitu sebuah tulisan
yang terpisah dengan tulisan-tulisan lainnya yang ada di dalam blog(menggambarkan
isi dari blog), komentar yaitu fasilitas yang memberi kesempatan bagi para pengunjung
sebuah blog untuk memberikan tanggapan mengenai tulisan dalam blog.,
tautan (link) yaitu sebuah
tulisan yang menghubungkan antara sebuah halaman website dengan halaman
yang lain., blogroll yaitu kumpulan
tautan atau link dari halaman blog atau halaman web yang
sering dikunjungi oleh pemilik blog, sidebar yaitu bagian dari sebuah halaman blog yang berada
disamping kiri, kanan atau keduanya, sindikasi yaitu
sebuah tulisan yang bisa dibaca ditempat lain yanpa mengunjungi blog itu
sendiri, dan blog aggregator. Blog juga terdiri dari berbagai
jenis, yaitu blog sebagai buku harian, linkfest,clubhouses,
soapboxes, dan newsroom.
Bagaimana Sejarah Blog?
Blog pertama kemungkinan besar
adalah halaman What’s New pada browser Mosaic yang dibuat oleh Marc Andersen
pada tahun 1993. Kalau kita masih ingat, Mosaic adalah browser pertama sebelum
adanya Internet Explorer bahkan sebelum Netscape . Kemudian pada Januari 1994,
Justin Hall memulai website pribadinya Justin’s Home Page yang kemudian berubah
menjadi Links from the Underground yang mungkin dapat disebut sebagai Blog
pertama seperti yang kita kenal sekarang.
Pada Agustus 1999 sebuah perusahaan
Silicon Valley bernama Pyra Lab meluncurkan layanan Blogger.com yang
memungkinkan siapapun dengan pengetahuan dasar tentang HTML dapat menciptakan
Blog-nya sendiri secara online dan gratis.Semenjak itu blog makin hari makin
bertambah.
Apa kelebihan dan kekurangan Blog?
a.Kelebihan blog
Selain
karena sifatnya yang ada dalam jaringan internet, beberapa kelebihan dari blog
lainya adalah sifatnya berdiri sendiri sebagai media, selain itu blog juga
cenderung non-formal dalam penggunaan bahasa yang dipakainya.
Blog
memungkinkan terjadinya iteraktifitas atara sumber dengan penerima informasi.
Informasi yang disampaikan akan langsung direspon, ditambahi, dikoreksi dan
diperkaya oleh orang lain. Oleh karena itu, suatu topik mungkin bisa menjadi
lebih menarik dengan adanya diskusi antara blooger dengan pengunjung weblognya.Weblog
adalah media yang digunakan secara personal, baik individual maupun
institusional.
Selain itu
blog juga mempunyai kelebihan tersendiri yang mungkin menarik bagi setiap
penggunanya.Dari sudut pandang Psikologi sesuai dengan core competence-nya,
Mas Octave Ken Manungkarjono, penulis artikel tersebut mengatakan ada 4 hal
yang membuktikan bahwa ngeBlog itu adalah aktivitas yang mencerdaskan otak
kita.
1.ngeBlog
itu merangsang otak
2.ngeBlog
itu menyehatkan jiwa dan raga
3.ngeBlog
itu suatu proses pembelajaran
4.ngeBlog
itu melatih proses afiliasi dalam interaksi sosial
b. Kekurangan blog
Beberapa
kekurangan blog diantaranya adalah rentan terkena virus, hacker atau spywere.
Selain itu, blog juga kurang sentuhan manusiawi, mudah disalahgunakan
fungsinya, dan tulisan yang ada di dalam blog kurang dapat dipertanggung
jawabkan.Blog memang sebuah media yang cukup tepat untuk berbagi ilmu akan
tetapi banyak orang yang masih berpikir dua kali untuk berbagi ilmu mereka
melalui blog dengan alasan jangan jangan ilmu yang di bagi akan disalah gunakan
atau diakui oleh orang lain, ini memang sebuah alasan yang masuk akal karena
blog rawan akan copy paste setelah merasakan sendiri bagaimana susahnya membuat
sebuah artikel apalagi tema atau topiknya membutuhkan konsentrasi, pengetahuan,
pemahaman dan waktu meskipun sebenarnya content yang saya hasilkan masih kurang
berbobot, akan tetapi tetap saja menguras tenaga dan pikiran tidak jarang
tulisan tersebut merupakan tips dan trik hasil pengamatan sendiri
Untuk itu,
ada beberapa upaya agar kekurangan ini dapat diminimalisir. Diantaranya yakni
dengan menggunakan bahasa pemograman yang aman, manggunakan desein menarik, dan
memiliki control penulisan artikel yang benar.
Blog merupakan salah satu media yang dapat mengembangkan kemampuan dan gagasan
seseorang melalui tulisan. Berdasarkan kenyataan maraknya penggunaan Internet
di kalangan pelajar, blog dapat menjadi sebuah sarana yang dapat
meningkatkan kemampuan para siswa untuk menunjang proses pembelajaran di
sekolah. Melalui tulisannya di blog, setiap siswa dapat mengembangkan
hal-hal yang telah didapat dari membaca atau mendengarkan penjelasan dari guru.
Dalam sebuah blog
terdapat fasilitas yang dapat memperlihatkan tulisan seseorang langsung di
internet dan dapat diakses oleh setiap pengguna internet.hal ini memungkinkan
adanya komunikasi antar sesam siswa,guruataupun pengguna internet
lainnya.Tulisan dalam blog juga dapat lebih berkembang dengan adanya
komentar-komentar dari pengguna blog lainnya dan memungkinkan terjadinya diskusi
secara online.
Peran guru dalam
membangun kultur pembelajaran melaui blog sangatlah penting. Motivasi
setiap siswa untuk menuangkan gagasannya melalui blog tidaklah terlepas
dari dukungan guru sebagai pengajar. Guru juga dapat mengarahkan diskusi dan
komentar-komentar tentang materi atau tulisan yang sudah dibuat oleh para
siswanya. Selain itu, guru juga bisa menyampaikan materi atau tugas melalui blog
sehingga memudahkan penyebaran informasi.
Blog memberikan sebuah
peluang agar kegiatan belajar lebih menarik dan interaktif. Melalui blog, sumber-sumber
materi yang relevan dapatdipublikasikan ke seluruh penjuru sehingga bisa
diakses oleh siapapun. Dengan demikian kesulitan siswa dalam mengumpulkan
sumber-sumber informasi yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran dapat
diatasi.Oleh karena itu, blog merupakan salah satu media pembelajaran
yang strategis untuk meningkatkan proses pembelajaran yang aktif dan
interaktif.
Terdapat beberapa metode yang bisa
digunakan oleh para guru dan siswa dalam memanfaatkan blog sebagai media
pembelajaran.
1. Blog Guru sebagai Pusat
Pembelajaran
Guru dapat menuliskan materi
belajar, tugas, maupun bahan diskusi di blognya,kemudian para muridnya bisa
berdiskusi dan belajar bersama-sama di blog gurunya tersebut. Keuntungan dari metode ini adalah metode ini relatif cepat
dan mudah bagi para siswa, karena para siswa tidak perlu membuat blognya
masing-masing. Selain itu, karena semua interaksi dilakukan di blog sang
guru, setiap aktivitas yang dilakukan oleh para siswa
tersebut dapat dipantau dengan mudah oleh
guru tersebut. Hal ini akan meminimalisir adanya kalimat-kalimat negatif dari
para siswa tersebut di blog-nya.Guru tentu saja harus mempromosikan blog-nya
di kelas setiap kali dia mengajar, agar para siswa mengetahui tentang blog tersebut.
2. Blog Guru dan Blog Murid
yang Saling Berinteraksi
Guru, yang harus memiliki blog,
mengharuskan murid memiliki blog-nya masing-masing, sebagai sarana mengerjakan
tugas-tugas yang diberikan oleh gurunya. Metode ini bisa memacu iklim kompetisi
antar siswa, karena tentu saja para siswa ingin blognya menjadi yang terbaik.
Kelebihan yang cukup signifikan dari
metode kedua ini dibandingkan dengan metode pertama adalah bahwa para siswa
akan memiliki semangat yang lebih dalam berkompetisi dengan
teman-temannya.Tentu saja iklim kompetisi ini harus ditumbuhkan oleh guru
dengan cara memberi berbagai bonus baik itu bonus nilai maupun bonus di dunia
nyata bagi siswa yang blog-nya diurus dengan rutin dan serius.Apabila
hal ini dilakukan secara berkala, setiap siswa pun akan terbiasa menulis dan
membaca. Hal ini akan membuat para
siswa menjadi selangkah lebih maju secara
intelektual.
3.Komunitas Blogger Pembelajar
Ada sebuah blog sebagai pusat
pembelajaran (bisa berupa blog aggregator atau blog dengan beberapa
kontributor), dengan guru-guru dan siswa dari berbagai sekolah bisa tergabung
dalam komunitas blogger pembelajar tersebut. Sebuah blog yang agak mirip dengan
konsep ini tapi belum dimanfaatkan sebagi media pembelajaran bagi para muridnya
adalah blog.
Blog dikatakan sebagai
media pembelajaran yang efektif apabila dikelola dengan baik sehingga dapat
memenuhi prinsip bahan ajar, yaitu a) kebenaran, b) sesuai dengan perkembangan
anak, c) up to date, d) keseimbangan diantara luas dan kedalaman bahan.
Peran guru dalam membangun
kultur pembelajaran melalui blog sangatlah penting. Motivasi siswa untuk
menuangkan gagasannya melalui blog tidaklah terlepas dari dukungan guru
sebagai pengajar. Guru juga dapat mengarahkan diskusi dan komentar-komentar
tentang materi atau tulisan yang sidah dibuat oleh para siswanya.Selain itu,
guru juga bisa menyampaikan meteri atau tugas melaui blog.
Kalau begitu kenapa dosen atupun guru sebaiknya punya
blog?
Ada banyak alasan:
Ada banyak alasan:
1.Punya blog itu gratis
2.Punya blog itu mudah
3.Blog cocok untuk profesi dosen/guru(dapat membagikan pengetahuan peda siswa)
4.Blog memberikan alternatif dalam publikasi
5.Blog melatih kita berpikir
6.Blog dapat dipakai untuk pengelolaan pengetahuan(dokumentasi)
7.Adanya komunitas blogger
8.Memiliki blog dapat dikatakan modern
2.Punya blog itu mudah
3.Blog cocok untuk profesi dosen/guru(dapat membagikan pengetahuan peda siswa)
4.Blog memberikan alternatif dalam publikasi
5.Blog melatih kita berpikir
6.Blog dapat dipakai untuk pengelolaan pengetahuan(dokumentasi)
7.Adanya komunitas blogger
8.Memiliki blog dapat dikatakan modern
Blog merupakan salah satu media belajar berbasis
multimedia yang ditunjang oleh beberapa fitur dan beberapa program didalamnya.
Dengan demikian diharapkan berbagai kalangan yang terlibat dalam
penyusunan program pembelajaran berbasis multimedia cukup menjaga tingginya
pergeseran nilai pendidikan yang ada selama ini. Yang jelas kehadiran sarana
multimedia khususnya blog cukup memberi warna pada proses pendidikan di
kelas. Guru hendaknya berpandangan, multimedia sebagai sarana pokok dalam
pembelajaran, eksistensi dan kehadirannya tetap diperlukan. Siswa sangat
memerlukan arahan dan bimbingan guru. Sehebat apapun alat peraga yang paling
canggih, peran guru tetap yang akan menentukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar